kursiterbalik's Blog

Just another WordPress.com weblog

Posts Tagged ‘luar angkasa

Menurut NASA kiamat bukan 2012 tp 2036

with 5 comments

NASA menyatakan bahwa pada tanggal 13 April 2029, asteroid Apophis akan melintas ke dalam jalur 40.000 satelit yang mengorbit di sekitar bumi.

Bila asteroid tersebut menabrak satelit di tahun 2029, maka akan menyebabkan pergesaran lintasan asteroid tersebut, dan pada orbit berikutnya akan menabrak bumi di tahun 2036.

Asteroid Apophis yang masuk ke atmosfir bumi akan menciptakan bola besi dan iridium selebar 320 meter dengan berat 200 milyar ton yang akan jatuh ke samudera atlantis.
Benturan dengan asteroid akan menciptakan gelombang tsunami raksasa, menghancurkan pesisir pantai maupun daratan, selain itu juga akan menciptakan awan debu tebal yang akan membuat angkasa gelap gulita.
Sepertinya sejarah umat manusia akan diakhiri dengan cara yang sama seperti punahnya dinosaurus, yaitu dengan tabrakan asteroid.

Peluang asteroid tersebut untuk menabrak bumi adalah 1:450. Namun gencarnya peluncuran satelit yang dilakukan berbagai negara akhir-akhir ini tampaknya bakal memperbesar peluang kiamat, sebab makin besar pula kemungkinan Apophis untuk menabrak satelit dan membelokkan jalur asteroid tersebut ke bumi.

Iklan

Written by xavierifex2

Januari 8, 2010 at 6:45 am

Ditulis dalam luar angkasa

Tagged with , , , , ,

Ditemukan Planet Neraka

with 2 comments

Planet dengan nama HD80606b memiliki hawa 700 derajat celsius lebih panas dari matahari

PARIS – Para astronom menyatakan telah menemukan sebuah planet yang memiliki jarak 200 tahun cahaya dari bumi dengan pembawaan panas hingga 700 derajat celsius.

Saking panasnya, para astronom menyebut planet ini sebagai planet neraka. Pasalnya, dalam hitungan jam, planet tersebut akan mengeluarkan hawa panas hingga 700 derajat celsius, atau sekira 1.300 derajat fahrenheit, lebih panas saat ia berada di posisi dekat dengan matahari.

Astronom NASA mengaku telah mengumpulkan pencitraan planet tersebut melalui teleskop Spitzer. Satu gambar memperlihatkan adanya garis biru di sisi paling gelap planet tersebut. Sedangkan di sisi sebaliknya, planet tersebut memunculkan warna merah yang semakin menyala.

“Kami menamai planet ini sebagai HD80606b, sebuah planet seperti bola raksasa yang terbentuk dari sekumpulan gas dengan massa berukuran empat kali lipat lebih besar dari planet paling besar yang ada di tata surya kita, Jupiter,” ujar ketua tim peneliti dari Universitas California Gregory Laughlin, seperti dikutip melalui AFP, Kamis (29/1/2009).

Lebih lanjut Laughlin mengatakan, saat mengitari luar tata surya, HD80606b dapat menghasilkan panas hingga 1,227 derajat celsius, lebih panas dari luapan larva yang berasal dari letusan gunung berapi.

Hawa panas dari planet tersebut dapat mengakibatkan atmosfir bumi menjadi lebih panas dan bahkan sampai menciptakan angin kencang, yang dapat bergerak sepanjang tiga mil per detik, dari siang hingga malam hari.

Ilmuwan memprediksi, HD80606b dapat berputar dalam orbit matahari setiap 114 hari sekali.

Written by xavierifex2

Desember 22, 2009 at 7:29 am

Ditulis dalam Astronomi

Tagged with ,

Ditemukan planet baru dengan samudra

with one comment

Liputan6.com, Massachusetts: Para peneliti luar angkasa menemukan sebuah planet yang nyaris seperti Bumi: memiliki kandungan air. Planet yang mengorbiti satu bintang dengan jarak 40 tahun cahaya atau nyaris setara dengan 360 biliun kilometer tersebut diyakini sebagai planet pertama yang mirip Bumi dan memiliki atmosfer. Seperti dikutip jurnal Nature, menjelang akhir Desember ini, para astronom menamai planet tersebut GJ 1214b.

Planet itu berukuran hanya sekitar 2,7 kali ukuran Bumi dengan massa kira-kira 6,5 kali berat Bumi. Sesuai berat jenisnya, para ilmuwan menduga Planet GJ 1214b mengandung 3/4 air dengan inti padat dari besi dan nikel. Sementara atmosfernya terdiri dari hidrogen dan helium. “Di planet ini, tak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air,” kata David Charbonneau, Kepala Peneliti Pusat Astrofisika Smithsonian, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Data menyebutkan pula bahwa GJ 1214b lebih panas ketimbang Bumi. Sedangkan atmosfernya, sepuluh kali lebih tebal ketimbang di Bumi. Kondisi itu berpeluang besar mempersulit apapun untuk hidup. Tekanan atmosfer terhadap permukaan planet besar sekali dan cahaya yang sangat sedikit sulit menembus kabut demi mencapai samudera planet tersebut.(EPN)

Written by xavierifex2

Desember 22, 2009 at 6:41 am

Ditulis dalam Astronomi

Tagged with , , , ,

hewan terkuat di dunia..

leave a comment »

Ciri-ciri fisik:
Tardigrada sama sekali bukan beruang yang berbulu dan bertulang belakang, namun semacam hewan kecil yang tidak bertulang belakang. Ukuran hewan ini sangat kecil, antara 0,1 – 1,5 mm. Untuk melihatnya kita memerlukan bantuan mikroskop. Badannya beruas-ruas, berkaki empat pasang. Di ujung kakinya terdapat empat cakar yang tajam. Warna tubuhnya bervariasi, tergantung jenisnya. Ada yang transparan, putih, merah, kuning dan kecoklatan.

Penemu:
Tardigrada pertama kali didentifikasikan dan dideskripsikan pada tahun 1773 oleh Johann August Ephraim Goeze, seorang peneliti hewan sekaligus pastor dari Jerman.

Habitat:
Para ilmuwan telah menemukan Tardigrada di berbagai tempat di dunia, mulai dari pegunungan, di balik bongkah es, hutan hujan, perairan air asin dan air tawar, sampai gurun pasir. Ketinggian tertinggi yang diketahui ditinggali Tardigrada adalah 6.000 m di atas permukaan laut, sementara yang terendah ditemukan pada kedalaman 4.000 m di bawah permukaan laut.

Kehebatan:
Hal yang membuat hewan sekecil Tardigrada begitu istimewa adalah keahliannya bertahan di tengah berbagai kondisi ekstrim. Tardigrada bisa melalui “fase koma” seperti anoksibiosis dan kriptobiosis. Fase anoksibiosis adalah fase yang dilakukan Tardigrada yang hidup di darat ketika kondisi di sekitarnya dipenuhi air. Sedangkan fase kriptobiosis adalah fase yang dilakukan ketika kondisi di lingkungannya menjadi tidak menguntungkan semisal terlalu kering, kadar racun di sekitarnya meningkat, atau ketika suhu di lingkungannya terlalu tinggi/rendah. Begitu kondisi di sekitarnya sudah kembali menguntungkan, Tardigrada akan kembali beraktivitas seperti biasa.

Kemampuan lain Tardigrada yang luar biasa adalah kemampuannya menoleransi suhu yang sangat tinggi maupun sangat rendah. Tardigrada diketahui tetap hidup ketika direbus hidup-hidup dalam suhu 151 derajat Celcius selama beberapa menit dan disimpan dalam kondisi minus 200 derjat Celcius selama beberapa hari!

Tardigrada juga diketahui bisa tetap hidup dalam kondisi dengan kadar radioaktif relatif tinggi. Mereka diketahui bisa bertahan meskipun disinari sinar gama dengan dosis hingga 5.000. Raul M. May dari Universitas Paris juga menemukan bahwa Tardigrada baru bisa dibunuh jika disinari sinar X (sinar untuk keperluan Roentgen) hingga dosis 570.000. Sebagai pembanding, dosis sinar gamma sebesar 20 dan/atau dosis sinar X sebanyak 500 saja sudah berakibat fatal bagi manusia.

Studi yang dilakukan para ahli baru-baru ini juga menemukan bahwa Tardigrada bisa bertahan di luar angkasa! Pada bulan September 2008 yang lalu, sejumlah Tardigrada dikirim ke luar angkasa di mana keadaannya hampa udara, bebas gravitasi dan terkena paparan sinar ultraviolet matahari langsung selama kurang lebih 10 hari. Setelah kembali ke bumi, lebih dari 68% dari total Tardigrada yang dikirim ke luar angkasa masih hidup dan bisa bereproduksi secara normal.

Luar Biasa!!!!

Written by xavierifex2

Desember 22, 2009 at 6:04 am